Darah Juang

Kamis, 02 Desember 2010



"Inilah negeri kami, tempat padi terhampar
Samudranya kaya raya, tanah kami subur Tuhan
Di negeri permai ini, berjuta rakyat bersimbah luka
Anak kurus tak sekolah, pemuda desa tak kerja

Mereka dirampas hak-nya, tergusur dan lapar
Bunda, relakan darah juang kami 
Padamu kami mengabdi

Untuk membebaskan rakyat,"

Lirik lagu diatas adalah lirik lagu Darah Juang yang sangat populer dikalangan para aktivis pergerakan Indonesia, Andi Munajat, mahasiswa fakultas filsafat UGM dan John Sonny Tobing, Ketua KM UGM menciptakan  lagu Darah juang yang kemudian menjadi semacam lagu kebangsaan yang selalu terdengar pada masa-masa bergeraknya mahasiswa menuntut reformasi tahun 1998 hingga aksi Mahasiswa dan Pergerakan saat ini.

Lagu ini jika kita dengar sungguh membakar jiwa dan semangat kaum muda untuk bergerak melawan segala bentuk penjajahan modern, dimana kita hidup di negeri merdeka dan yang katanya subur makmur gemah ripah loh jinawi tetapi realita yang terjadi sungguh terbalik.

Penguasa Negara yang seharusnya mengemban amanat UUD 45 kadang bahkan sering lalai dalam pengaplikasiannya, Sehingga banyak hak - hak hidup sebagai warga negara kadang terbengkalai atau kasarnya sengaja dilupakan,lagu ini sangat merefleksikan hal -hal tersebut.

Era 1998 dimana Lagu Darah Juang diciptakan mungkin sudah lewat beberapa tahun yang lalu, tapi semangat dan amanat Lagu Darah Terus berkobar hingga kini.

Bangkit dan Lawan Segala Bentuk Penindasan..!
Karena Diam Adalah Penghianatan...!




0 komentar:

Poskan Komentar